Ulasan Eksegetis Injil Minggu Paskah II/C, 3 April 2016 (Yoh 20:19-31)
By A. Gianto on March 30, 2016 Jendela Alkitab, Mingguan
“Berbahagialah Mereka yang tidak melihat namun Percaya”
Rekan-rekan yang baik,
BEBERAPA pokok dalam Yoh 20:19-31 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah II ini saya bicarakan dengan tokoh kita yang biasa pergi datang ke forum ini, Paman Hans. Ia tidak berkeberatan penjelasannya diteruskan kepada kalian. Malah ia sudah mendengar reaksi pembaca catatan pendek saya mengenai kebangkitan dari hari Minggu Paskah lalu. Dan ia ikut menambahkan pendapatnya di akhir suratnya ini. Selamat membaca!
A. Gianto
--o0o--
Gus yang baik!
Bagian Injil yang kautanyakan itu (Yoh 20:19-31) kumaksud sebagai penjelasan bagi murid-murid yang kerap bertanya bagaimana dulu kami mulai percaya bahwa Yesus yang baru saja dimakamkan (dan tidak ada di situ lagi itu) toh tetap terasa dekat bagi kami. Agak ada kesamaannya dengan ingatan akan orang-orang dekat yang sudah tak ada lagi tapi yang tetap menjadi bagian hidup kita. Tapi juga amat berbeda. Ia tidak ada lagi di antara orang mati. Makamnya kosong. Kami merasa betul-betul gembira, bukan hanya kangen seperti bila kita teringat orang lain. Bahkan menimang-nimang ingatan akan dia tidak penting lagi. Kami lebih merasa menjadi bagian dia daripada dia menjadi bagian kami. Aku ingin agar murid-muridku memahami pengalaman kami itu.