Featured Post

Berterima Kasih Atas Segala Hal

Seorang anak kecil usia 4 tahun diminta untuk berterima kasih saat doa sebelum makan malam Natal. Para anggota keluarga menundukkan kepala...

Showing posts with label Injil Minggu Tahun Baru - Tahun A - 1 Jan 2017. Show all posts
Showing posts with label Injil Minggu Tahun Baru - Tahun A - 1 Jan 2017. Show all posts

Injil Minggu Tahun Baru - Tahun A - 1 Jan 2017

Ulasan Eksegetis Injil Tahun Baru 1 Jan 2017 (Luk 2:16-21 & Bil 6:22-27)


By A. Gianto on December, 2016 Jendela Alkitab, Mingguan


SELAMAT TAHUN BARU! (Luk 2:16-21 & Bil 6:22-27)

Rekan-rekan yang baik!

Hari pertama tahun 2017 ini dirayakan sebagai Hari Perdamaian Sedunia bertepatan dengan perayaan Santa Perawan Maria Bunda Allah. Dalam umat awal sudah dikenal gelar Maria sebagai sang “Theotokos”, artinya “yang membuat keilahian lahir” – alih bahasa ini lebih menunjukkan makna ungkapan itu daripada “Bunda Allah”, yang dalam bahasa biasa dapat menimbulkan kesan maksudnya ialah “ibunya si Anu” dengan kelanjutan pada debat salah arah mengenai apa benar Allah kok diperanakkan dan sebagainya. Pengakuan bahwa Maria ialah manusia yang membuat keilahian lahir – menjadi nyata – di antara umat manusia ini kemudian resmi diterima dalam Konsili Ekumenis di Efesus th. 431. Dengan demikian Maria memungkinkan umat manusia mengalami keilahian sebagai berkat. Dan berkat ini sumber kekuatan bagi usaha orang-orang yang berkehendak baik untuk mewujudkan kedamaian. Bacaan pertama pada perayaan ini, Bil 6:22-27, mengantar kita masuk ke dalam tahun berkat, tahun wajah Tuhan bersinar memandangi kita, tahun damai! Injilnya, Luk 2:16-21, sudah sebagian besar diulas bagi Injil Misa Fajar Hari Natal yang lalu, yakni Luk 2:15-20.