Featured Post

Berterima Kasih Atas Segala Hal

Seorang anak kecil usia 4 tahun diminta untuk berterima kasih saat doa sebelum makan malam Natal. Para anggota keluarga menundukkan kepala...

Showing posts with label Hari Raya Pembaptisan Tuhan. Show all posts
Showing posts with label Hari Raya Pembaptisan Tuhan. Show all posts

Injil Hari Raya Pembaptisan Tuhan - Tahun C 2016

Ulasan Eksegetis Injil Minggu 10 Januari 2016: Pembaptisan Tuhan (Luk 3:15-16.21-22)

BY A. GIANTO ON JANUARY, 2016 JENDELA ALKITAB, MINGGUAN

Rekan-rekan yang budiman!

Luk 3:15-16.21-22 yang dibacakan hari Minggu tgl. 10 Januari 2016 ini menampilkan peristiwa Yesus dibaptis. Maknanya akan menjadi lebih jelas bila dibaca dengan latar kehidupan umat Perjanjian Lama, khususnya yang tercermin dalam bacaan pertama (Yes 40:1-5.9-11) dan kehidupan orang kristen awal seperti tampak dalam bacaan kedua (Tit 2:11-14; 3:4-7).

Hari Raya Pembaptisan Tuhan

Injil dan bacaan pertama Minggu Jan 2008 (Mat 3:13-17; Yes 42:1-4.6-7)

HARI RAYA PEMBAPTISAN TUHAN

Pembaptisan Yesus dikisahkan oleh Matius, Markus, Lukas (Mat 3:13-17 Mrk 1:9-11 Luk 3:21-22) dan secara tak langsung juga oleh Yohanes (Yoh 1:32-34). Meskipun masing-masing Injil menyampaikannya dengan penekanan dan kekhususan masing-masing, ada unsur yang sama. Seperti orang banyak, Yesus datang mengikuti seruan Pembaptis untuk dibaptis sebagai tanda bertobat - menyatakan diri mau menjauhi hal-hal yang bisa menghalangi kehadiran Yang Ilahi sendiri. Inilah yang disampaikan Injil.

YESUS DATANG IKUT DIBAPTIS

Markus memberi laporan yang paling awal dan paling ringkas (Mrk 1:9-11). Di situ terdapat tiga hal (i) Yesus dibaptis oleh Yohanes di Yordan, (ii) sewaktu keluar dari air ia melihat langit terbelah dan Roh turun kepadanya seperti burung merpati, artinya, kekuatan surga yang dahsyat itu kini tampil dalam ujud yang lembut, (iii) saat itu juga ada suara dari langit yang mengatakan, "Engkau anakKu yang terkasih, kepadamulah Aku berkenan". Dalam peristiwa ini diperkenalkan siapa Yesus itu kepada umat manusia. Injil Matius dan Lukas menyampaikan kembali bahan Markus ini dan menerapkannya bagi pendengar mereka masing-masing.