Ulasan Eksegetis Injil Minggu Prapaskah IA, 5 Maret 2017 (Mat 4:1-11)
By A. Gianto on February, 2017 Jendela Alkitab, Mingguan
IBLIS, PENGGODA, SATANA DAN KEBESARAN TUHAN
Rekan-rekan yang budiman!
KARENA Injil bagi Minggu Prapaskah kali ini (Mat 4:1-11) akan diuraikan dengan panjang lebar oleh Matt di bawah, maka catatan saya berikut hanya menyangkut bacaan pertama, yaitu Kej 2:7-9 dan 3:1-7. Disebutkan pada bagian awal bagaimana Tuhan membentuk manusia dari “debu tanah”, yakni bahan yang ujudnya gumpalan-gumpalan berserakan belaka. Inilah cara Alkitab menggambarkan sisi ringkih dari manusia. Namun sentuhan-sentuhan tangan ilahi memberinya bentuk. Begitu pula, hembusan nafas hidup dariNya menjadikannya makhluk yang hidup. Ini bukan hanya cerita melainkan penegasan iman yang berani. Bila tetap bersentuhan dengan Yang Mahakuasa dan membiarkan diri dihidupi olehNya, maka serapuh dan seringkih apapun manusia akan se-nafas denganNya. Karena itu manusia juga memiliki tempat kehidupan yang membahagiakan di firdaus. Tetapi, seperti dikisahkan dalam bagian kedua, manusia akhirnya menjauh dari padaNya karena terpukau ajakan sang nahas (kata Ibrani bagi ular), yakni kekuatan-kekuatan yang memakai ujud seperti manusia, bisa bicara, bisa meyakin-yakinkan, tetapi yang melilit dan akhirnya melumpuhkan.