Santa Bathildis

Lahir:  626 or 627
Wafat:  30 Januari, 680
Kanonsasi:  c. 880 oleh Paus Nicholas I
Peringatan:  Martirologi roma mengatakan peringatannya adalah 26 Januari; Tetapi Prancis memperingatinya pada 30 Januari

Kisahnya berawal sekitar tahun 630. Seorang gadis Inggris Kristen yang ketakutan, tidak dapat membayangkan apa yang bakal terjadi atas dirinya. Yang ia tahu hanyalah bahwa ia telah diculik dan sekarang berada dalam sebuah kapal bajak laut. Kemanakah ia akan dibawa? Kepada siapakah ia dapat bertanya? Pada akhirnya, kapal tersebut berlabuh dan ia mendengar orang-orang berbicara bahwa mereka telah berada di Perancis. Bathildis segera dijual sebagai seorang budak kepada pengurus rumah tangga istana Raja Clovis.

Persahabatan Sejati

Seorang pangeran dan anak seorang menteri sedang keluar berburu di hutan. Keduanya lapar dan lelah setelah sepanjang  hari mengembara. Mereka menemukan rindangnya pohon dan duduk untuk beristirahat. Kemudian, sang pangeran tertidur, sementara sang anak menteri tetap terjaga dan terus berjaga.

Beberapa saat kemudian seekor ular merayap menuju sang pangeran. Mendesis dengan penuh amarah, si ular itu siap untuk menggigitnya. Namun, anak menteri bergerak cepat. Dia mengangkat pedangnya. Tapi sebelum ia sempat membunuhnya, si ular berbicara kepadanya, ''Sang pangeran ini adalah musuhku di kehidupan masa laluku. Aku tidak dapat beristirahat dengan tenang sampai aku minum darah dari lehernya. ''

Mengaku Dosa

Belum lama ini, seorang pria Jerman tua merasa bersalah tentang sesuatu yang telah dilakukannya, sehingga ia memutuskan untuk pergi mengaku dosa.

Dia berkata kepada bapa pengakuannya, "Berkatilah saya, Bapa, karena saya telah berdosa. Saya selalu merasa bersalah karena selama Perang Dunia II saya menyembunyikan seorang pengungsi di loteng saya."

Pastor itu kemudian mengatakan, "Tapi itu bukan dosa! Aku tidak akan merasa bersalah tentang hal itu jika aku adalah kamu!"

Injil Minggu Biasa IV - C 2016

Ulasan Eksegetis Injil Minggu Biasa IV │Tahun C │31 Januari 2016 │Luk 4:21-30

By A. Gianto on January, 2016 Jendela Alkitab, Mingguan

Rekan-rekan yang budiman!

BACAAN Minggu Biasa IV tahun C kali ini ialah Yer 1:4-5; 17-19; 1 Kor 12:31-13,13; Luk 4:21-30. Injil-nya amat erat berhubungan dengan petikan yang dibacakan Minggu lalu, yakni pengajaran Yesus di rumah ibadat di Nazaret. Orang-orang terpesona oleh kata-katanya yang indah tetapi juga mereka mulai mempertanyakannya. Mengapa?

Santo Fransiskus de Sales - Pelindung Para Wartawan - Diperingati 24 Januari

Lahir                    1567, Ch√Ęteau de Thorens, Savoy
Wafat                    28 Desember 1622, Lyon, Perancis
Dihormati di             Gereja Katolik Roma, Gereja Anglikan
Dibeatifikasikan     8 Januari 1662, Roma oleh Paus Aleksander VII
Dikanonisasikan     19 April 1665, Roma oleh Paus Aleksander VII
Tempat ziarah utama  Annecy, Perancis
Hari peringatan  24 Januari
Atribut  Hati Kudus Yesus, Mahkota Duri
Pelindung   para pengaku dosa; tuna rungu; pendidik; penulis; jurnalis


Fransiskus dilahirkan di kastil keluarga de Sales di Savoy, Perancis, pada tanggal 21 Agustus 1567. Keluarganya yang kaya membekalinya dengan pendidikan yang tinggi. Pada usia duapuluh empat tahun, Fransiskus telah meraih gelar Doktor Hukum. Ia kembali ke Savoy dan hidup dengan bekerja keras. Tetapi, kelihatannya Fransiskus tidak tertarik pada kedudukan yang tinggi dalam masyarakat. Di hatinya, Fransiskus mendengar adanya suatu panggilan yang terus-menerus datang bagaikan sebuah gema. Tampaknya seperti suatu undangan dari Tuhan baginya untuk menjadi seorang imam. Pada akhirnya, Fransiskus berusaha menceritakan perjuangan batinnya itu kepada keluarga. Ayahnya amatlah kecewa. Ia ingin agar Fransiskus menjadi seorang yang tersohor di seluruh dunia. Dengan pengaruh kuat keluarga pastilah impian itu akan tercapai. Tetapi, Fransiskus bersikeras dan ditahbiskan imam pada tanggal 18 Desember 1593.