Ada seorang wanita katolik relijius yang tinggal di sebelah seorang ateis. Setiap hari, ketika si wanita berdoa, si ateis bisa mendengarnya.
Ia berpikir, "Wanita ini pasti gila, dia berdoa sepanjang waktu seperti itu. Apakah dia tidak tahu kalau Tuhan tidak ada?" Setiap kali saat si wanita berdoa, ia akan pergi ke rumahnya, mengoloknya dan mengatakan "Nona, mengapa Anda berdoa sepanjang waktu? Apakah engkau tidak tahu kalau Tuhan tidak ada?"
Tetapi si wanita relijius itu cuek saja dan tetap berdoa. Suatu hari, ketika si wanita kehabisan bahan makanan, seperti biasa, dia berdoa kepada Tuhan dan menjelaskan situasinya dan kemudian berterima kasih kepada-Nya atas apa yang Dia (Tuhan) akan lakukan hari itu kepadanya. Seperti biasa pula, si ateis mendengarnya berdoa dan berpikir, "Huh, betapa malangnya dia! Biar aku selesaikan saja problemnya daripada dia berdoa terus kepada Tuhan."