Ulasan Eksegetis Injil Minggu Palma 20 Maret 2016 (Luk 19:28-40)
By A. Gianto on March, 2016 Jendela Alkitab, Mingguan
Menyambut Yesus di Yerusalem
DALAM upacara perarakan Minggu Palma tahun ini dibacakan kisah Yesus memasuki Yerusalem menurut Luk 19:28-40. Dalam peristiwa penampakan kemuliaan Yesus, perjalanan ini disebut “exodos” (Luk 9:31. Lihat ulasan Injil Minggu Prapaskah II/C.) Ia sadar perjalanan ini bakal berakhir dengan penolakan para pemimpin dan pengorbanan diri di salib dan kebangkitannya. Tiga kali hal ini diberitakannya kepada para murid, tetapi mereka menganggap ini semua tak masuk akal. Namun demikian, Yesus tetap mengarahkan pandangannya ke sana, ke Yerusalem seperti dikatakan dalam Luk 9:51 “Ketika hampir tiba waktunya Yesus diangkat ke surga, Ia mengarahkan pandangannya untuk pergi ke Yerusalem. Dalam ayat itu Yerusalem ditulis Lukas sebagai Ierousaleem (“Yeru-zalim”) , yakni kota yang menolak kedatangannya. Tapi dalam Luk 19:28 yang dibacakan hari ini disebutkan “Setelah mengatakan semuanya itu Yesus mendahului mereka dan meneruskan perjalanannya ke Hierosolyma.” Maksud Lukas, ini kota yang bersedia menerimanya. (Bisa diperdengarkan sebagai “Yeru-syalom”). Kita akan melihat bagaimana kota itu menerima kedatangannya.